oke bismillah.. ini post pertama saya tentang hijab,sbelumnya saya mau menjelaskan apa itu ABG (anak baru gede) selanjutnya saya akan post kembali langsung ke inti dari FORUM DISKUSI SEPUTAR HIJAB.
ABG (anak baru gede), bila kita saksikan dari hukum fiqh taklifi, dalam
makna apakah mereka telah memperoleh dosa bila lakukan suatu perbuatan
dosa. Anak ABG (anak baru gede) yang telah masuk saat aqil baligh, jadi
ia sudah harus melakukan kewajiban-kewajiban syariat, apabila berbuat
dosa, telah dicatat dalam buku amalannya.
ABG (anak baru gede) jadi problema yang buat pusing kepala orangtua,
lantaran pergantian yang berlangsung pada perilaku serta sikapnya. Sukai
melawan, sukai menentang, tidak ingin mendengar kata orang tua…dst.
kelihatannya bila lagi ABG (anak baru gede), gue ingin apa sajakah
terserah gue.
Saat ABG (anak baru gede) yaitu saat di mana seseorang anak
meninggalkan saat kecilnya untuk menuju saat kedewasaan, jadi saat ABG
(anak baru gede) yaitu saat peralihan dari kecil jadi dewasa.
Telah tak anak-anak lagi, namun belum jadi dewasa,.
Saat ABG (anak baru gede) sesungguhnya yaitu saat yang normal yang
dilalui oleh tiap-tiap manusia, saya, anda, lelaki, perempuan… kakek
serta nenek kita pasti sudah melalui saat ini. Kekeliruan orangtua dalam
lihat seseorang ABG (anak baru gede) serta mengertinya inilah yang
bikin permasalahan. Kekeliruan orang dewasa dalam berlaku serta
memperlakukan ABG (anak baru gede), inilah yang menaikkan rumit
situasi. Apakah mereka lupa, bila mereka dahulu pernah ABG (anak baru
gede)?
Bagaimanakah memperlakukan ABG (anak baru gede)?
Muhammad Rasulullah S.A.W. (shalallahu’alaihi wasallam) mengangkat
Usamah bin Zaid yang umurnya baru 18 th. jadi panglima pasukan golongan
muslimin, tak tanggung-tanggung, sebagai anak buahnya yaitu Abu Bakar,
Umar… serta tokoh-tokoh beberapa shahabat yang lain. Beri keyakinan
serta tanggung jawab pada ABG (anak baru gede), ini yaitu salah satu
pemecahannya.
“Mas, rekan-rekan saya di sekolah seluruhnya merokok, tuturnya yg tidak
merokok itu tak jantan, Apakah saya bisa merokok? “. He he…. ayam terus
jantan walaupun tak merokok, bila monyet mengisap rokok terus akan tidak
kelihat jantan seperti singa.
“De’ rokok itu haram, pokoknya anda tak bisa merokok, bila anda merokok,
jadi saya bakal kasih tau ayah, agar anda dihukum keras“. Kata kakaknya
dengan muka yang garang, kaya kopral yang memarahi pencopet.
Orang dewasa, orangtua, kakak dst, senantiasa menggurui, menceramahi,
bila salah dimarahi… tersebut situasi kembanyakan kita dengan beberapa
ABG (anak baru gede).
“Izinkan saya berzina! ” kata seseorang ABG (anak baru gede).
“Astagfirullah 10x… apa anda ingin masuk neraka?, basic anak tidak tau
diri, otakmu berisi pikiran-pikiran kotor“, suaranya seperti guruh, mata
bersinar seperti petir menyambar.
Apa yang dikerjakan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wasallam saat
datang seseorang pemuda serta berkata, “Izinkan saya berzina! ”. Tak
dimarahi, tak diceramahi, namun Rasulullah shalallahu alaihi wasallam
berdialog dengannya.
“Apakah anda sukai, ibumu dizinahi orang? ”
“Tidak”
“Orang lainpun tak sukai ibunya dizinahi”
“Apakah anda sukai, saudari perempuanmu dizinahi orang? ”
“Tidak”
“Orang lainpun tak sukai saudari perempuannya dizinahi orang”
“Apakah anda sukai, bibimu dizinahi orang? ”
“Tidak”
“Orang lainpun tak sukai bibinya dizinahi orang”
Lalu Muhammad Rasulullah S.A.W. (shalallahu alaihi wasallam) mendoakan
pemuda itu, serta pemuda itupun menyampaikan bahwa dianya akan tidak
mendekati perbuatan zina.
Berdialoglah dengan ABG (anak baru gede), janganlah diceramahi serta
janganlah digurui. Ia perlu rekan yang menuntun, bukanlah komandan yang
memerintah serta melarang.

Posting Komentar